BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua DPRD Palangka Raya, Subandi, menegaskan bahwa pelaksanaan otonomi daerah harus diiringi dengan penguatan kolaborasi antardaerah, terutama dalam menangani berbagai isu lintas wilayah.
Menurutnya, sejumlah persoalan seperti transportasi, pengelolaan lingkungan, banjir, hingga sampah tidak bisa diselesaikan secara parsial oleh satu daerah saja. Diperlukan sinergi dan koordinasi yang kuat antarpemerintah daerah agar solusi yang dihasilkan lebih efektif dan berkelanjutan.
“Kolaborasi antardaerah menjadi kunci dalam menghadapi berbagai persoalan lintas wilayah yang semakin kompleks,” ujarnya, Selasa, 28 April 2026.
Selain itu, Subandi juga menekankan pentingnya pemerintah daerah untuk tetap fokus pada pemenuhan layanan dasar bagi masyarakat. Sektor pendidikan, kesehatan, akses air bersih, hingga perlindungan sosial harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah.
Ia menilai, kualitas layanan dasar yang baik akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat serta memperkuat fondasi pembangunan jangka panjang.
Tak kalah penting, Subandi juga mendorong penguatan ketahanan daerah dalam menghadapi berbagai krisis, baik yang bersifat ekonomi, lingkungan, maupun sosial.
"Dengan kesiapan yang matang, daerah diharapkan mampu lebih tangguh menghadapi tantangan ke depan," pungkasnya. (MARINI/Y)









