BORNEONEWS, Palangka Raya - Upaya menumbuhkan kesadaran pelestarian lingkungan terus digencarkan melalui dunia pendidikan. Salah satunya melalui program Orangutan Goes to School atau OGTS yang menyasar siswa SMP dan SMK Sumbermas Sarana di bawah Yayasan Abdul Rasyid.
Sebanyak 80 siswa terlibat aktif dalam kegiatan ini. Mereka tidak hanya mendengarkan paparan, tetapi juga berpartisipasi dalam sesi interaktif yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman tentang satwa liar, khususnya orangutan.
Program yang diinisiasi oleh BOS Foundation ini menghadirkan Hermawan sebagai pemateri utama. Ia menyampaikan berbagai informasi mengenai kondisi terkini orangutan serta ancaman yang dihadapi di habitat alaminya.
"Dalam sesi 5 Menit Menjadi Ahli Primata, siswa diajak mengenali berbagai jenis primata lengkap dengan karakteristiknya," terang Hermawan dalam rilis SSMS pada Selasa, 28 April 2026.
Kegiatan ini menjadi sarana edukasi yang ringan namun sarat makna, sehingga mudah dipahami oleh kalangan pelajar.
Hermawan menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan.
"Dengan mengenal lebih dekat satwa liar, akan tumbuh rasa kepedulian dan tanggung jawab untuk melindunginya," katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia memiliki peran besar dalam menjaga populasi orangutan dunia.
“Dengan mengenal lebih dekat, kita akan lebih mudah mencintai dan melindunginya,” tuturnya. (TESTI PRISCILLA/H)









