BORNEONEWS, Sampit - Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Palangkaraya melakukan kunjungan kerja ke unit produksi pakan ikan di Desa Sei Ijum Raya, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
"Belum lama ini SKIPM ada melakukan kunjungan di pabrik pakan kita. Mereka melihat langsung proses pembuatan pakan ikan di Desa Sei Ijum," kata Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kotim, Normansyah, Selasa, 28 April 2026.
Kunjungan SKIPM Palangkaraya itu dilakukan pada Senin (27 April 2026) kemarin didampingi oleh sejumlah pegawai Dinas Perikanan yang membidangi.
“Keberadaan unit produksi pakan mandiri seperti punya kita itu dinilai sangat membantu kelompok pembudidaya ikan dalam memenuhi kebutuhan pakan dengan biaya yang lebih efisien. Ini menjadi langkah nyata dalam mengatasi permasalahan mahalnya harga pakan di pasaran,” sampainya.
Dalam peninjauannya, tim SKIPM mengamati tahap demi tahap produksi mulai dari pengolahan bahan baku hingga proses pencetakan pakan. Ia memberikan apresiasi atas peran penting unit produksi lokal yang mampu menjadi solusi pengurangan biaya produksi bagi pembudidaya ikan.
Ia menyampaikan pihak SKPIM juga menyoroti aspek mutu dan legalitas produksi pakan agar produk yang dihasilkan memenuhi standar yang berlaku, termasuk wajib mendaftarkan diri serta memperoleh sertifikat Cara Pembuatan Pakan Ikan yang Baik (CPPIB).
“Selain kuantitas, kualitas dan keamanan pakan juga harus diperhatikan. Oleh karena itu, kami terus berupaya agar unit produksi pakan untuk terdaftar dan sertifikasi CPPIB supaya produk kita terjamin mutunya dan mampu bersaing di pasar,” tambahnya.
Ia menambahkan bahwa unit produksi pakan ini sudah memberikan dampak signifikan di lapangan dengan menyediakan pakan yang lebih terjangkau sehingga menekan biaya operasional dan meningkatkan produktivitas pembudidaya ikan.
“Kami berharap unit produksi ini terus berkembang baik dari sisi kapasitas maupun mutu produksi. Dukungan sertifikasi sangat penting agar produk pakan memiliki standar dan kepercayaan konsumen yang tinggi,” ungkapnya..
Para pembudidaya ikan di Sei Ijum Raya yang tergabung dalam kelompok setempat menyambut positif kunjungan dan perhatian ini. Mereka berharap mendapat pendampingan lanjutan, khususnya dalam peningkatan kualitas produksi dan pemenuhan standar sertifikasi pakan untuk memperkuat posisi produk di pasar.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha perikanan dalam rangka mendukung kemandirian produksi pakan serta mendorong pengembangan budidaya ikan yang berkualitas, efisien, dan berdaya saing di Kabupaten Kotawaringin Timur. (DEVIANA/H)









