JAKARTA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - PLN Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Barat (UPP KLB) 3 melaksanakan inspeksi manajemen dengan fokus pada aspek pengamanan aset ketenagalistrikan di wilayah Kotawaringin Barat (Kobar).

"Pengamanan aset merupakan bagian integral dari keberhasilan pembangunan, ini menjadi bagian upaya memastikan seluruh aset pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan terlindungi optimal, guna mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur strategis nasional," terang Manajer UPP KLB 3 Muhammad Indra Firdaus, Selasa 28 April 2026.

Inspeksi dilakukan pada proyek pembangunan Extension Gardu Induk (GI) 150 kV, Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Pangkalan Bun – PT KLM, serta pembangunan Bay Kapasitor.

Dalam kegiatan ini, tim manajemen meninjau langsung kondisi pengamanan di lapangan, mulai dari sistem pengendalian akses, penataan material, hingga pengawasan area kerja yang berada di lingkungan dengan aktivitas masyarakat cukup tinggi.

Secara umum, sistem pengamanan aset telah berjalan dengan baik. Namun demikian, terdapat beberapa hal yang menjadi perhatian untuk ditingkatkan, antara lain penataan material agar tidak berada di area terbuka tanpa pengamanan.

Kemudian pemasangan pembatas atau safety line, serta penguatan pengawasan pada area yang berpotensi diakses oleh pihak tidak berkepentingan. Hal ini penting untuk meminimalisasi risiko kehilangan, kerusakan, maupun gangguan terhadap aset yang ada dilokasi.

“Kami memastikan setiap aset yang digunakan dalam pembangunan terlindungi dengan baik. Pengamanan yang optimal tidak hanya menjaga nilai aset, tetapi juga mendukung kelancaran pekerjaan di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) Susilo menegaskan pentingnya sinergi antara aspek pengamanan dan keselamatan kerja.

“Pengamanan aset bukan hanya tentang menjaga barang, tetapi juga memastikan lingkungan kerja tetap aman dan terkendali," jelasnya.

Melalui inspeksi ini, UIP KLB mendorong seluruh pihak yang terlibat untuk meningkatkan kepedulian terhadap pengamanan aset, termasuk dalam hal penataan, pengawasan, dan pemanfaatan material secara tepat waktu.

Dengan pengamanan yang baik, diharap seluruh proyek ketenagalistrikan berjalan lancar, efisien dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

"UIP KLB berkomitmen terus meningkatkan sistem pengamanan sebagai bagian dari tata kelola pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal dan profesional,” tutupnya.

ANTARA