JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Atlet panjat tebing Indonesia, Antasyafi Robby Al Hilmi, berhasil mempersembahkan medali pertama bagi Indonesia pada ajang Asian Beach Games 2026 di Sanya, China.

Robby meraih medali perak dari nomor speed putra setelah melalui persaingan ketat sejak babak kualifikasi hingga final.

Ia mengakui performanya sempat kurang maksimal di awal lomba. Namun, ia mampu bangkit dan memperbaiki catatan waktunya di babak-babak berikutnya.

“Di kualifikasi saya kurang puas karena beberapa kali melakukan kesalahan. Tapi saya yakin bisa membalas di final dan bersyukur bisa meraih perak,” ujarnya, Selasa, 28 April 2026.

Robby mencatat waktu 4,94 detik di kualifikasi dan lolos ke babak 16 besar. Ia kemudian mengalahkan atlet Jepang Shuto Fujino dan Ryo Omasa untuk melaju ke semifinal.

Pada semifinal, ia tampil impresif dengan catatan waktu 4,81 detik saat mengalahkan atlet Kazakhstan, Rishat Khaibulin.

Namun di babak final, Robby melakukan false start saat menghadapi atlet China Zhao Yicheng, sehingga harus puas dengan medali perak.

Meski demikian, atlet berusia 18 tahun itu tetap bangga dengan pencapaiannya, meskipun mengakui masih ada kesalahan yang perlu diperbaiki.

“Saya senang bisa tampil di Asian Beach Games. Ini pengalaman pertama saya dan jadi motivasi untuk lebih baik ke depan,” katanya.

Sementara itu, atlet Indonesia lainnya belum mampu menembus podium. Raharjati Nursamsa terhenti di perempat final, sedangkan Aditya Tri Syahria dan Ramaski Aswin Kristanto gugur di 16 besar.

Pada sektor putri, Desak Made Rita Kusuma Dewi, Puja Lestari, dan Kadek Adi Asih tersingkir di delapan besar, sementara Amanda Narda Mutia berhenti di babak 16 besar.

Hasil ini menempatkan Indonesia sementara mengoleksi satu medali perak dan berada di posisi 17 klasemen perolehan medali.

Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Krisna Bayu, mengapresiasi capaian Robby dan menilai atlet muda tersebut memiliki potensi besar di level internasional.

“Robby masih muda dan sudah mampu meraih medali. Ini menjadi sinyal positif bagi masa depan olahraga Indonesia,” ujarnya.

Selanjutnya, tim panjat tebing Indonesia dijadwalkan tampil pada nomor speed estafet yang menjadi penampilan terakhir di ajang tersebut.

ANTARA