BORNEONEWS, Palangka Raya - Edukasi dinilai menjadi bagian penting dalam upaya menjaga keberlanjutan lingkungan, khususnya dalam pelestarian satwa liar. Hal tersebut disampaikan Dept Head Sustainability PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk, Andri Najiburrahman, dalam kegiatan Orangutan Goes to School atau OGTS.
Menurut Andri, pelestarian tidak cukup hanya dilakukan di lapangan, tetapi juga harus dibarengi dengan peningkatan kesadaran masyarakat. Generasi muda menjadi sasaran utama karena memiliki peran strategis dalam menjaga lingkungan di masa depan.
“Program seperti OGTS merupakan bagian dari komitmen kami dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan keanekaragaman hayati,” ujarnya pada Rabu, 29 April 2026.
Ia menjelaskan, kolaborasi dengan BOS Foundation menjadi langkah konkret dalam memperkuat edukasi pelestarian orangutan, sekaligus menanamkan nilai kepedulian sejak dini kepada para pelajar.
Lebih lanjut, Andri menegaskan bahwa kegiatan OGTS diharapkan tidak berhenti sebagai sosialisasi semata.
"Pengetahuan yang diperoleh siswa harus mampu diteruskan dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari," tegasnya.
Melalui pendekatan ini, diharapkan upaya pelestarian tidak hanya berdampak di lingkungan sekolah, tetapi juga meluas hingga keluarga dan masyarakat, sehingga kesadaran kolektif terhadap lingkungan semakin kuat. (TESTI PRISCILLA/j)









