PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong penguatan akses keuangan di wilayah pesisir melalui pembentukan Desa Ekosistem Keuangan Inklusif atau EKI yang terintegrasi dengan program Kampung Nelayan Merah Putih atau KNMP.

Kepala OJK Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz, menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadirkan layanan keuangan yang lebih merata dan produktif bagi masyarakat pesisir, khususnya nelayan.

“Pembentukan Desa EKI yang bersinergi dengan KNMP merupakan langkah konkret untuk menghadirkan akses keuangan yang lebih inklusif dan produktif di wilayah pesisir,” ujar Primandanu pada Rabu, 29 April 2026.

Ia menjelaskan, kolaborasi antara pemerintah daerah, regulator, dan industri jasa keuangan menjadi fondasi penting dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat nelayan yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses pembiayaan.

Menurutnya, melalui sinergi tersebut, diharapkan sektor usaha produktif di desa dapat berkembang lebih optimal, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Sinergi pemerintah daerah, regulator, dan industri jasa keuangan menjadi kunci dalam memperkuat pemberdayaan nelayan serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang berkelanjutan,” tambahnya.

Primandanu juga menyebut, pengembangan Desa EKI tidak hanya berfokus pada akses pembiayaan, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi desa yang kuat dan terintegrasi.

“Melalui kolaborasi ini, Desa EKI diharapkan menjadi model pengembangan ekonomi desa yang berdampak nyata bagi masyarakat,” tandasnya. (TESTI PRISCILLA/j)