BORNEONEWS, Sampit – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengupayakan pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk laboratorium lingkungan sebagai langkah mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Secara kesiapan sebenarnya kita sudah memenuhi syarat, mulai dari regulasi melalui peraturan bupati hingga hasil evaluasi. Saat ini tinggal menunggu penetapan melalui surat keputusan kepala daerah," kata Kepala DLH Kotim Marjuki, Rabu, 27 April 2026.
Ia menjelaskan, apabila berstatus BLUD, pengelolaan laboratorium akan lebih fleksibel karena dapat mengatur pendapatan dan belanja secara mandiri. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat maupun pihak swasta.
Laboratorium lingkungan DLH Kotim saat ini telah mengantongi akreditasi nasional dan mampu melakukan berbagai pengujian, seperti kualitas air, tanah, hingga analisis pencemaran lingkungan.
"Laboratorium kita sudah terakreditasi. Pengujian bisa dilakukan untuk berbagai parameter, mulai dari kualitas air hingga kandungan zat berbahaya. Hanya saja, sarana dan prasarana masih perlu ditingkatkan," ujarnya.
Ia mengungkapkan, potensi pendapatan dari laboratorium tersebut cukup besar jika sudah berstatus BLUD. Perkiraan PAD yang dapat dihasilkan mencapai Rp3,5 hingga Rp4 miliar per tahun. Sementara saat ini, target PAD dari sektor tersebut baru sekitar Rp210 juta.
"Potensi itu sudah kami hitung. Dengan BLUD, perusahaan bisa melakukan uji laboratorium di daerah sendiri tanpa harus ke luar," tambahnya.
Selain mendorong peningkatan PAD, status BLUD juga dianggap penting untuk menjaga mutu layanan dan mempertahankan akreditasi laboratorium. Tanpa pengelolaan yang optimal, status akreditasi berisiko menurun.
Marjuki berharap pemerintah daerah segera menetapkan status BLUD tersebut agar pengelolaan laboratorium lingkungan di Kotim menjadi lebih mandiri dan maksimal.
"Jika ini terwujud, tidak hanya PAD yang meningkat, tetapi juga pengawasan lingkungan di Kotim akan semakin kuat," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/H)









