KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sebanyak 500 sak beras murah program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ludes terjual dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Pelabuhan Danau Mare, Kabupaten Kapuas, Rabu, 29 April 2026. Kegiatan ini turut melibatkan Polres Kapuas sebagai bentuk dukungan menjaga kestabilan harga bahan pokok di pasaran.

Dalam kegiatan itu, total 500 sak beras SPHP atau setara 2.500 kilogram berhasil disalurkan kepada masyarakat dengan harga Rp58.000 per sak. Sejak pagi, warga tampak antusias memadati lokasi untuk mendapatkan beras berkualitas dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma melalui keterangannya menegaskan bahwa keterlibatan pihaknya dalam GPM merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

“Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini merupakan wujud kepedulian kami kepada masyarakat, khususnya dalam membantu meringankan beban ekonomi serta memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga yang terjangkau,” ujarnya, Kamis, 30 April 2026.

Ia menambahkan, Polres Kapuas akan terus berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat, termasuk dalam pengendalian harga bahan pokok di wilayah hukum setempat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaat kehadiran Polri di tengah kehidupan mereka,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan stabilitas harga beras di Kabupaten Kapuas tetap terjaga sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di daerah. (SABRIANOOR/j)