BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi, menyampaikan imbauan penting kepada seluruh lapisan masyarakat.
Ia mengajak warga untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan serta melakukan pemeriksaan dan pengelolaan lahan yang dimiliki maupun berada di lingkungannya masing-masing.
Menurut Hendrikus, kondisi iklim yang sedang terjadi saat ini menciptakan situasi yang sangat berisiko. Udara yang kering dan sinar matahari yang menyengat membuat berbagai jenis tumbuhan kering, rumput, serta sisa-sisa tanaman menjadi mudah terbakar.
"Bahkan percikan api dalam jumlah kecil sekalipun dapat dengan cepat berkembang menjadi kebakaran yang meluas dan sulit dikendalikan apabila tidak segera ditangani, sehingga kewaspadaan sejak dini menjadi kunci utama dalam pencegahan," katanya, Kamis, 30 April 2026.
Ia menjelaskan bahwa peran serta masyarakat menjadi faktor penentu keberhasilan upaya pencegahan.
Setiap pemilik maupun pengelola lahan diharapkan secara rutin memeriksa kondisi lahannya, membersihkan bagian-bagian yang berpotensi menjadi sumber atau tempat berkembangnya api, serta memastikan tidak ada tumpukan bahan-bahan yang mudah terbakar yang dibiarkan begitu saja.
Dengan menjaga kebersihan dan keteraturan lahan, risiko terjadinya kebakaran dapat ditekan hingga tingkat yang paling rendah.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar warga tidak melakukan kegiatan yang berpotensi menimbulkan api, seperti membakar sampah, sisa tanaman, maupun rumput secara sembarangan.
Kegiatan pembakaran yang sering dianggap sederhana dan mudah dikendalikan ternyata sering kali menjadi penyebab utama terjadinya kebakaran besar, apalagi dilakukan pada kondisi cuaca seperti sekarang ini.
“Dengan langkah pencegahan yang sederhana namun dilakukan secara disiplin, kita mampu menjaga lingkungan tetap aman, bersih, dan terhindar dari kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan,” pungkasnya. (PATHUR/j)









