PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah mulai mengintensifkan pengembangan Kampung UMKM di Desa Misik sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi berbasis masyarakat. Program ini merupakan tindak lanjut dari inisiatif Gubernur Kalimantan Tengah dalam mendorong kemandirian ekonomi desa.

Kepala OJK Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan Focus Group Discussion (FGD) awal untuk memetakan potensi dan kebutuhan di wilayah tersebut.

“Kami sudah melakukan FGD awal dan sudah mulai ada lembaga jasa keuangan yang masuk memberikan pembiayaan di sana,” kata Primandanu pada Kamis, 30 April 2026.

Menurutnya, langkah ini menjadi awal penting dalam membangun ekosistem UMKM yang terintegrasi, mulai dari akses permodalan hingga pemasaran produk. OJK Kalteng juga akan terus mengintensifkan pendampingan agar perkembangan Kampung UMKM berjalan optimal.

Selain itu, penguatan ekosistem dilakukan dengan menghadirkan berbagai pihak yang dapat mendukung rantai pasok, termasuk calon offtaker yang berperan menyerap hasil produksi UMKM.

"Upaya ini diharapkan mampu menciptakan pusat ekonomi baru di tingkat desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," jelasnya. (TESTI PRISCILLA/j)