PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada Mei 2026, masyarakat di Palangka Raya diimbau untuk lebih cermat dalam memilih hewan kurban, khususnya sapi. Pemilihan hewan yang sehat dan berkualitas dinilai penting untuk memastikan daging yang dihasilkan aman dikonsumsi.

Kepala Puskeswan Kalampangan, drh Eko Hari Yuwono, menegaskan bahwa hewan kurban harus memenuhi syarat kesehatan dan kelayakan sesuai ketentuan syariat maupun standar kesehatan hewan. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur harga murah tanpa memperhatikan kondisi fisik sapi.

“Pastikan sapi yang dipilih dalam kondisi sehat, tidak cacat, aktif, dan memiliki nafsu makan yang baik. Selain itu, perhatikan juga umur hewan yang sudah memenuhi syarat untuk kurban,” kata drh Eko kepada Borneonews pada Kamis, 30 April 2026.

Menurutnya, ciri-ciri sapi sehat dapat dilihat dari mata yang cerah, bulu bersih dan mengilap, serta tidak menunjukkan gejala penyakit seperti batuk, diare, atau luka pada tubuh. Pemeriksaan sederhana ini dinilai penting dilakukan sebelum membeli.

Ia juga menyarankan agar masyarakat membeli hewan kurban dari penjual yang terpercaya atau telah mendapatkan pengawasan dari petugas kesehatan hewan. Dengan begitu, risiko penularan penyakit dapat diminimalkan.

“Jika ragu, masyarakat bisa meminta bantuan petugas atau berkonsultasi dengan Puskeswan terdekat. Kami siap membantu memastikan hewan yang dipilih benar-benar layak untuk kurban,” tambahnya.

Melalui imbauan ini, diharapkan pelaksanaan kurban tahun ini tidak hanya memenuhi nilai ibadah, tetapi juga menjamin aspek kesehatan dan keamanan pangan bagi masyarakat yang menerima daging kurban. (TESTI PRISCILLA/j)