BORNEONEWS, Sampit – Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi tercatat jemaah tertua berusia 77 tahun dan termuda 24 tahun serta 5 jemaah menggunakan kursi roda.
"Jemaah tertua atas nama Muhammad Arifin bin Djawawi (77) berasal dari Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Sementara jemaah termuda adalah Aghnez Dina Maulaniy binti Sofiannur (24) dari Kecamatan Baamang," kata Asisten I Setda Kotim Waren, Kamis, 30 April 2026.
Secara keseluruhan, jumlah JCH Kotim sebanyak 171 orang, terdiri dari 82 laki-laki dan 89 perempuan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 25 orang merupakan jemaah lanjut usia, dan 5 orang jemaah menggunakan kursi roda.
Waren memastikan, seluruh jemaah calon haji dalam kondisi sehat dan siap diberangkatkan ke Tanah Suci. Untuk jadwal keberangkatan, JCH Kotim akan diberangkatkan dari Embarkasi Banjarmasin menuju Madinah pada 2 Mei 2026 pukul 05.00 WITA menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 8106. Sementara kepulangan dijadwalkan pada 11 Juni 2026 pukul 18.25 WITA dari Jeddah dengan penerbangan GIA 8406.
Dalam rangka memberikan pelayanan maksimal, Pemkab Kotim menyiapkan berbagai fasilitas penunjang bagi jemaah. Bantuan tersebut meliputi transportasi udara charter pulang-pergi dari Sampit ke Embarkasi Banjarmasin, transportasi darat berupa bus dari Bandara Syamsudin Noor ke Asrama Haji Banjarbaru, hingga angkutan barang dan bongkar muat koper jemaah.
Selain itu, pemerintah daerah juga menanggung biaya kegiatan pelepasan dan penyambutan jemaah, konsumsi selama perjalanan menuju embarkasi pulang-pergi, serta penyediaan baju seragam bagi seluruh jemaah calon haji.
Anggaran tersebut dialokasikan melalui DPA SKPD Setda Kotim, khususnya pada Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra). Hal ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik, terutama bagi jemaah lanjut usia, meskipun saat ini tengah dilakukan efisiensi anggaran.
"Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan nyaman dan lancar, baik saat keberangkatan maupun kepulangan," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/j)









