PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Bahasa Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan sosialisasi, simulasi, dan pendampingan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia atau UKBI Adaptif di SMK Best Agro, Kabupaten Kotawaringin Timur, pada 26–28 April 2026. Kegiatan ini diikuti sebanyak 121 siswa dari kelas 10 hingga kelas 12 sebagai upaya meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia di kalangan pelajar.

Kepala Balai Bahasa Kalimantan Tengah, Sukardi Gau, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut berjalan lancar dengan dukungan penuh dari pihak sekolah.

"Keterlibatan aktif guru dan siswa menjadi faktor penting dalam kesuksesan kegiatan," kata Sukardi pada Kamis, 30 April 2026.

Menurutnya, antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan. Para siswa tidak hanya mengikuti materi sosialisasi, tetapi juga terlibat langsung dalam simulasi UKBI Adaptif yang dirancang untuk memberikan gambaran nyata mengenai pelaksanaan uji kemahiran berbahasa Indonesia.

"Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta semakin memahami pentingnya penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, baik dalam konteks akademik maupun kehidupan sehari-hari," tuturnya.

Selain itu, siswa juga diharapkan lebih siap mengikuti UKBI Adaptif sebagai instrumen pengukuran kemampuan berbahasa.

Sukardi juga mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara Balai Bahasa dan pihak sekolah. Ia menyebut dukungan dari SMK Best Agro menjadi salah satu kunci kelancaran seluruh rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama tiga hari tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar SMK Best Agro atas partisipasi aktif dan semangat luar biasa selama kegiatan berlangsung. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat bermanfaat dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia,” tutupnya. (TESTI PRISCILLA/j)