KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Upaya pencegahan dan penanganan stunting terus diperkuat oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan. Melalui UPTD Puskesmas Kuala Pembuang I, dilaksanakan kegiatan pembekalan dan evaluasi pelaksanaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pemulihan berbahan pangan lokal bagi ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan balita gizi kurang.

Kegiatan ini diikuti oleh para kader Posyandu yang berada di wilayah kerja puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Seruyan, Kamis, 30 april 2026.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Seruyan, Sarinah, menjelaskan bahwa pembekalan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader Posyandu dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi menu bergizi seimbang.

Menurutnya, pemanfaatan bahan pangan setempat menjadi langkah strategis untuk memastikan program PMT berjalan berkelanjutan, mudah diterapkan, serta sesuai dengan kondisi masyarakat.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat peran kader Posyandu dalam mendampingi ibu hamil KEK dan balita gizi kurang, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi sejak dini.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka stunting dan mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas di masa depan. (FAHRUL/y)