PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Bapemperda DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, menekankan pentingnya perencanaan jangka panjang dalam mengelola pertumbuhan penduduk di Kota Palangka Raya.

Menurutnya, status Palangka Raya sebagai ibu kota provinsi membuat potensi pertumbuhan penduduk semakin tinggi, sehingga perlu disiapkan strategi yang matang agar tidak menimbulkan berbagai persoalan di masa depan.

“Karena status Palangka Raya sebagai ibu kota provinsi, kita ingin mendesain bagaimana pertumbuhan penduduk itu nantinya tidak menjadi masalah. Makanya Grand Design kependudukan ini berlakunya 2025–2045, berarti untuk 20 tahun masa depan yang kita siapkan,” ujarnya, Kamis 30 April 2026.

Khemal menjelaskan, Grand Design kependudukan tersebut akan menjadi acuan dalam mengatur berbagai aspek, mulai dari persebaran penduduk, penyediaan infrastruktur, hingga pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.

Ia menilai, tanpa perencanaan yang terarah, pertumbuhan penduduk berpotensi menimbulkan tekanan terhadap fasilitas publik, lingkungan, serta kualitas hidup masyarakat.

"Dengan adanya Grand Design 2025–2045, diharapkan pembangunan di Kota Palangka Raya dapat berjalan lebih terukur, berkelanjutan, dan mampu mengantisipasi berbagai tantangan kependudukan di masa mendatang," pungkasnya. (MARINI/H)