NANGA BULIK –

BORBEONEWS, Nanga Bulik – Pemerintah Kabupaten Lamandau melalui PPID Lamandau mengeluarkan peringatan resmi terkait beredarnya informasi yang mengeklaim bahwa HP milik Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, telah diretas oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Informasi tersebut menyebar melalui aplikasi pesan instan WhatsApp dan disertai dengan modus penipuan baru berupa pengiriman file berlabel “Undangan Pernikahan Palsu” dalam format APK yang meminta penerima untuk menginstalnya.

PPID Lamandau menegaskan bahwa masyarakat diminta untuk sangat waspada terhadap pesan semacam ini. “Masyarakat Kabupaten Lamandau, harap berhati-hati! Telah beredar Modus Penipuan “Undangan Pernikahan Palsu” via Whatsapp yang Menginstruksikan instalasi file APK,” demikian imbauan yang disampaikan. Lebih lanjut, masyarakat diingatkan untuk tidak mudah terjebak.

“Jika menerima pesan dari Wakil Bupati Lamandau, jangan membuka atau mengklik tautan yang dikirim tersebut, abaikan saja demi keamanan data pribadi Anda,” tambah peringatan tersebut.

Para pejabat, ASN, maupun seluruh masyarakat dihimbau untuk selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap setiap kiriman file yang datang dari sumber yang tidak dikenal. “Jangan pernah memberikan izin instalasi untuk file yang mencurigakan, meskipun pesan tersebut terlihat resmi atau mendesak,” tegas pihak PPID.

Masyarakat juga diharapkan untuk selalu bijak dalam menggunakan media sosial, memverifikasi kebenaran informasi sebelum menyebarkannya, serta melindungi perangkat dari potensi ancaman kejahatan siber. (NATALIA KRISTIN/H)