PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) memastikan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 tetap digelar pada 17–22 Mei mendatang. 

Meski berada dalam situasi efisiensi anggaran, pelaksanaan festival budaya tahunan ini tetap berjalan dengan sejumlah penyesuaian. Beberapa kegiatan terpaksa ditiadakan, salah satunya lomba perahu hias.

"Beberapa kegiatan memang harus ditiadakan, salah satunya lomba perahu hias, karena pertimbangan efisiensi anggaran," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalteng, Seniriaty, Kamis 30 April 2026.

Ia menyampaikan bahwa, terdapat 12 kegiatan utama yang tetap akan dilombakan maupun ditampilkan dalam festival tersebut.

“Kegiatan utama tetap kami laksanakan, seperti lomba mangaruhi, besei kambe, tari tradisional, hingga karnaval budaya yang menjadi daya tarik wisata,” ujarnya.

Menurut Seniriaty, keputusan tersebut diambil sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi anggaran tanpa mengurangi esensi utama festival sebagai ajang pelestarian budaya daerah.

Ia berharap, meski dengan keterbatasan, FBIM 2026 tetap mampu menarik minat masyarakat dan wisatawan, sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya Kalteng secara lebih luas. (MARINI/H)