PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmen pembangunan berkelanjutan melalui penguatan sumber daya manusia, pelestarian lingkungan, dan harmoni sosial berbasis kearifan lokal.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran saat menghadiri Dharma Shanti Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan HUT Integrasi ke-46 Kaharingan-Hindu di Wantilan Pura Pitamaha.

Dalam arahannya, Gubernur menyebut tema “Satu Bumi, Satu Keluarga” sebagai fondasi strategis pembangunan daerah yang sejalan dengan falsafah Huma Betang.

“Pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan karakter masyarakat. Persatuan dalam keberagaman adalah modal utama kita untuk mendorong kemajuan ekonomi dan kesejahteraan,” kata Agustiar Sabran seperti dikutip Borneonews pada Kamis, 30 April 2026.

Ia menambahkan konsep Satu Bumi menekankan pembangunan berwawasan lingkungan, termasuk menjaga kelestarian hutan dan sumber daya alam, sementara Satu Keluarga mencerminkan penguatan kohesi sosial.

Gubernur juga mengajak masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah di berbagai sektor serta menjaga nilai-nilai adat Dayak sebagai identitas dan kekuatan lokal. (HERMAWAN DP/H)