TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur resmi membentuk Forum Pelaksana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) sebagai langkah strategis untuk memastikan kontribusi dunia usaha berjalan terarah, terukur dan selaras dengan program pembangunan daerah. Pembentukan forum tersebut dibahas di Ruang Rapat Bupati Barito Timur, Kamis, 30 April 2026.

Rapat itu dihadiri langsung Bupati Barito Timur M Yamin, jajaran Forkopimda, para asisten Setda, kepala organisasi perangkat daerah, serta perwakilan perusahaan yang beroperasi di wilayah setempat. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa Forum TJSLP dibentuk sebagai wadah koordinasi untuk mengoptimalkan pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Ia menekankan pentingnya peran perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

“Tujuan utama pembentukan forum ini adalah sebagai wadah untuk mengakomodasi kewajiban perusahaan dalam melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungannya,” ujar Yamin.

Ia mengungkapkan, selama ini pelaksanaan program TJSLP di Barito Timur belum terdata secara optimal. Bahkan, masih ditemukan perusahaan yang belum melaporkan kegiatan TJSLP yang telah dijalankan, sehingga berdampak pada kurangnya sinkronisasi program.

“CSR ini belum terdata dengan baik. Masih ada perusahaan yang belum melaporkan kegiatan CSR-nya, sehingga perlu ada sistem yang terkoordinasi dengan baik,” jelasnya.

Menurut Yamin, keberadaan forum ini nantinya akan menjadi instrumen penting untuk mengintegrasikan program TJSLP dengan rencana pembangunan pemerintah daerah. Dengan demikian, potensi tumpang tindih program dapat dihindari, sekaligus memastikan manfaatnya lebih tepat sasaran.

“Dengan adanya kepengurusan forum ini, kita harapkan semua kegiatan CSR dapat terakomodasi dengan baik, terdata dengan jelas, dan tidak tumpang tindih dengan program pemerintah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati juga mendorong perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Barito Timur agar terus berkembang dan meningkatkan kontribusinya bagi masyarakat. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha merupakan kunci percepatan pembangunan daerah.

“Mudah-mudahan perusahaan yang beroperasi di Barito Timur dapat berkembang dengan baik. Pemerintah juga sangat memerlukan peran serta perusahaan untuk ikut membangun daerah,” tambahnya.

Melalui pembentukan Forum TJSLP ini, Pemkab Barito Timur berharap tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah dan sektor swasta. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong pembangunan yang lebih terarah, berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Barito Timur. (AGUSTINUS BOLE MALO/H)