BORNEONEWS, Palangka Raya - Kinerja penjualan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk pada tahun buku 2025 atau FY25 menunjukkan dominasi kuat produk turunan kelapa sawit, khususnya RBD Palm Olein.
Hal ini disampaikan Direktur Pemasaran (CMO), Roshan Chakravarthy Valautham dalam kegiatan Public Expose yang digelar di Jakarta, Kamis sore, 30 April 2026 yang dapat diikuti secara daring.
"Produk ini tercatat menjadi penyumbang terbesar dengan porsi sekitar 45 persen dari total penjualan perusahaan," kata Roshan.
Selain RBD Palm Olein, Crude Palm Oil (CPO) menyusul sebagai kontributor utama dengan porsi 17 persen. Sementara kategori “Others (Local)” juga mencatat kontribusi signifikan sebesar 16 persen, mencerminkan peran pasar domestik dalam menopang kinerja perusahaan.
Produk lainnya seperti Stearin lokal menyumbang sekitar 10 persen, diikuti Palm Kernel Expeller sebesar 4 persen. Adapun produk seperti PKO lokal, PFAD, dan RBD Palm Stearin masing-masing memberikan kontribusi yang relatif kecil, berkisar antara 1 hingga 5 persen.
"Secara total, realisasi penjualan SSMS sepanjang FY25 mencapai 977.795 metrik ton," terangnya.
Angka ini mencerminkan kapasitas produksi sekaligus distribusi perusahaan yang menjangkau pasar luas, baik domestik maupun internasional.
Distribusi produk juga menunjukkan fokus ekspor ke kawasan Asia. RBD Palm Olein dipasarkan ke negara seperti Pakistan, India, China, dan Bangladesh, sementara CPO mayoritas diserap pasar India.
Dengan komposisi tersebut, SSMS memperlihatkan strategi yang kuat dalam mengandalkan produk hilir bernilai tambah sebagai penopang utama kinerja bisnis perusahaan. (TESTI PRISCILLA/H)









