BORNEONEWS, Sukamara - Pascaperayaan malam pergantian tahun, Taman Permata Sukma di Jalan Tjilik Riwut dipenuhi sampah makanan dan minuman.

Ari, salah satu warga mengatakan sampah yang berserakan menjadikan fasilitas milik pemerintah daerah terlihat kotor.

"Jika penanganan sampah di taman ini terlalu lama akan membuat sampah membusuk dan menimbulkan aroma tidak sedap." kata Ari, Senin (2/1/2017).

Menurut dia agar sampah-sampah tersebut dapat diatasi dengan cepat maka petugas yang dikerahkan harus lebih banyak dari yang ada saat ini. Sebab, berdasarkan pantauannya hanya dua atau tiga pasukan kuning saja yang bekerja.

"Jika petugasnya hanya segitu, wajar saja proses pembersihan lama. Apalagi mereka hanya bekerja setengah hari saja." ujarnya.

Dirinya menuturkan kebanyakan sampah yang mengotori taman adalah jenis plastik bekas minuman dan kulit buah sehingga harus segera dibersihkan.

"Di sini biasanya ramai didatangi oleh pengunjung baik dari Sukamara maupun dari luar daerah untuk berfoto dan bersantai. Kalau lokasinya kotor dengan sampah kan jadi malu." ucap Ari. (NORHASANAH/B-11)