PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Palangka Raya Menteng 1 menghadirkan inovasi berupa QR code sebagai bentuk keterbukaan informasi publik dalam program makan bergizi gratis (MBG).

Melalui fitur tersebut, penerima manfaat dapat dengan mudah mengakses berbagai informasi penting hanya dengan melakukan pemindaian. Data yang ditampilkan mencakup hasil uji organoleptik atau hasil dari menguji kualitas makanan, hingga rincian bahan baku yang digunakan, termasuk harganya.

QR code tersebut ditempel di sejumlah sekolah, sehingga dapat dengan mudah diakses oleh siswa maupun pihak terkait. “Penerima manfaat bisa langsung memindai dan melihat informasi terkait kelayakan makanan sampai dengan bahan yang digunakan. Setiap hari datanya update sesuai makanan yang disajikan,” ujar Kepala SPPG Jekan Raya Menteng 1, Boris Chandra Aulia, Kamis, 30 April 2026. 

Ia menuturkan, inovasi QR code ini sudah berjalan sejak bulan Ramadan lalu. Langkah ini sebagai bentuk komitmen SPPG Menteng 1 dalam memastikan transparansi serta menjamin bahwa makanan yang disajikan benar-benar aman dan layak dikonsumsi.

Sejak mulai beroperasi pada 10 Juni 2025, SPPG Menteng 1 diklaim berjalan lancar tanpa kendala berarti. Tidak ditemukan permasalahan menonjol dalam pelaksanaan program hingga saat ini.

Dalam mendukung program nasional pemenuhan gizi, SPPG Menteng 1 melayani 2.653 penerima manfaat. Mereka terdiri atas peserta didik tingkat SD hingga SMA di enam sekolah dan delapan posyandu di wilayah setempat.

Selain memastikan kualitas makanan, proses distribusi juga dilakukan secara terorganisir. Ada empat orang yang ditugaskan dengan dukungan dua unit mobil untuk menyalurkan makanan. Para petugas juga diberikan arahan untuk ramah dan mengedukasi penerima manfaat, termasuk batas waktu kelayakan konsumsi makanan.

Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat serta menjadi contoh penerapan transparansi dalam program pelayanan publik di daerah. (BUDI/y)