PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Penjualan hewan kurban di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mulai menunjukkan peningkatan menjelang Hari Raya Idul Adha. 

Salah seorang penjual hewan kurban di Pangkalan Bun, Udin dari CV Annisa Jaya Bangkit, mengaku optimistis target penjualan tahun ini dapat tercapai.

“Kami menawarkan sapi kurban berbagai jenis, seperti sapi Bali jumbo, sapi Brahman, sapi Madura, hingga sapi Limousin, dengan harga mulai Rp20 juta sampai Rp65 juta,” ujar Udin saat ditemui di lokasi penjualan di Jalan Padat Karya, Gang Rambutan RT 26, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan. Jumat,1 Mei 2026.

Selain sapi, pihaknya juga menyediakan kambing kurban dengan kisaran harga Rp3,5 juta hingga Rp4,5 juta per ekor.

“Untuk kambing, kami siapkan tipe jumbo yang juga banyak diminati masyarakat,” jelas Udin.

Udin menjelaskan, masyarakat Pangkalan Bun umumnya lebih memilih sapi yang jinak untuk keperluan kurban. Hal ini karena kemudahan dalam proses penyembelihan.

“Rata-rata pembeli mencari sapi yang jinak, bisa dielus dan mudah dirobohkan. Biasanya pilihan jatuh ke sapi Bali dan sapi Madura,” jelas Udin.

Udin menyebutkan, tren pembelian hewan kurban biasanya meningkat signifikan menjelang hari raya. 

“Puncaknya itu sekitar H-7 sampai H-10 sebelum lebaran, sudah banyak yang pesan atau booking. Dalam kondisi ramai, penjualan sapi bisa mencapai 10 hingga 20 ekor per hari. Kalau sudah mendekati puncak, penjualan bisa segitu per hari,” jelas Udin.

Untuk tahun ini, lanjut Udin, pihaknya menargetkan penjualan hingga 500 ekor sapi. 

“Target kita sekitar 500 ekor. Mudah-mudahan bisa tercapai, bahkan kalau bisa lebih,” pungkasnya. (WAHYU KRIDA/H)