BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menggelar pertemuan dialog terbuka bersama para pengurus dan perwakilan serikat buruh se-Kalteng. Kegiatan yang berlangsung hangat dan konstruktif ini dilaksanakan di Istana Isen Mulang, pada Jumat, 1 Mei 2026, bersamaan dengan peringatan Hari Buruh Internasional.
Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah pejabat tinggi negara dan daerah, di antaranya Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Kabinda Kalteng Marsma TNI Muhammad Nur, Anggota DPD RI Siti Aseanti, Wakil Ketua II DPRD Kalteng Muhammad Ansyari, serta perwakilan dari Komandan Korem XXII/Tambun Bungai dan jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait.
“Saya senang hari ini bisa duduk bersama dengan para serikat buruh dan dialog seperti ini terlebih dalam rangka peringatan May Day 2026,” ujar Gubernur Agustiar Sabran dalam sambutannya.
Agustiar memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh elemen buruh di Kalteng. Menurutnya, cara yang ditempuh tahun ini sangat berbeda dan patut dicontoh, yaitu dengan tidak melakukan aksi demonstrasi, melainkan memilih jalan musyawarah dan dialog untuk menyampaikan aspirasi.
Dalam sesi diskusi, Gubernur memberikan ruang seluas-luasnya bagi para ketua serikat buruh untuk menyampaikan berbagai persoalan dan tuntutan. Terdapat tiga poin utama yang menjadi fokus pembahasan dan pertanyaan dari pihak buruh kepada pemerintah daerah.
“Ada tiga pertanyaan yang diberikan kepada kami pada sesi pertama, pertama tentang pembentukan tim atau Satgas pencegahan dan pemberantasan perdagangan orang, kedua terkait pengawasan Dinas Tenaga Kerja terhadap BPJS buruh, ketiga terkait nasib pekerja buruh angkut dan kurir yang honornya rendah, serta permohonan pendidikan gratis bagi anak-anak pekerja buruh,” jelas Agustiar (PATHUR/H)









