PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Perkembangan harga komoditas di Pangkalan Bun, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat per Kamis, 29 Januari 2026, secara umum masih terpantau stabil dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Namun, sejumlah komoditas mengalami fluktuasi harga.

Berdasarkan laporan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Kotawaringin Barat, kenaikan harga kembali terjadi pada cabai rawit merah. Komoditas ini naik sebesar Rp5.000 atau 8,33 persen menjadi Rp65.000 per kilogram.

Sementara itu, tomat buah mengalami penurunan harga sebesar Rp2.000 atau 10 persen menjadi Rp18.000 per kilogram.

Pada kelompok hasil peternakan dan perikanan, harga daging ayam ras (boiler) turun sebesar Rp1.000 atau 2,17 persen menjadi Rp45.000 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada udang galah yang turun cukup signifikan sebesar Rp20.000 atau 10 persen menjadi Rp180.000 per kilogram.

Adapun komoditas lainnya terpantau stabil, baik pada kelompok bahan pokok hasil industri seperti gula, minyak goreng, tepung terigu, susu, dan garam, maupun barang penting seperti pupuk, gas elpiji, bahan bangunan, kayu, dan emas.

Pemantauan harga ini dilakukan di sejumlah titik, yakni Pasar Cempaka Planggan Sari, Pasar Indra Sari, serta kawasan pertokoan di wilayah Arut Selatan.

Laporan ini dirilis pada 29 Januari 2026 sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang di pasaran.

Untuk mengetahui perkembangan harga lengkap, berikut link tabel harga komoditas di Kobar: 

Daftar harga komoditas di Kobar per 29 Januari 2026

Daftar harga komoditas di Kobar per 29 Januari 2026

(MUHAMMAD AGUSTA WIJAYA/J)