BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Perkembangan harga kebutuhan pokok di Kabupaten Kotawaringin Barat per Kamis, 5 Februari 2026, menunjukkan kenaikan pada sejumlah komoditas pangan, terutama cabai, meski sebagian besar harga lainnya masih relatif stabil.
Berdasarkan laporan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Kotawaringin Barat, harga cabai mengalami lonjakan signifikan. Cabai merah besar naik Rp20.000 atau 33,33 persen menjadi Rp80.000 per kilogram. Sementara cabai rawit merah melonjak Rp20.000 atau 25 persen hingga menembus Rp100.000 per kilogram.
Selain itu, tomat buah juga mengalami kenaikan harga sebesar Rp2.000 atau 11,11 persen menjadi Rp20.000 per kilogram.
Di sisi lain, bawang merah justru mengalami penurunan harga sebesar Rp5.000 atau 10 persen menjadi Rp45.000 per kilogram.
Pada sektor peternakan dan perikanan, harga daging ayam ras (boiler) naik tipis Rp1.000 atau 2,22 persen menjadi Rp46.000 per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada ikan segar jenis tongkol yang naik Rp5.000 atau 14,29 persen menjadi Rp40.000 per kilogram.
Sementara itu, harga berbagai komoditas lainnya seperti beras, gula, minyak goreng, tepung terigu, garam beryodium, dan susu terpantau stabil. Hal serupa juga terjadi pada kelompok barang penting seperti pupuk, gas elpiji, bahan bangunan, hingga emas yang tidak mengalami perubahan harga.
Pemantauan harga dilakukan di sejumlah wilayah di Kotawaringin Barat, meliputi Kecamatan Arut Selatan, Kumai, Kotawaringin Lama, Pangkalan Lada, Pangkalan Banteng, dan Arut Utara, dengan sumber data dari pasar tradisional dan area pertokoan.
Untuk mengetahui perkembangan harga lengkap, berikut link tabel harga komoditas di Kobar:
Daftar harga komoditas di Kobar per 5 Februari 2026
Daftar harga komoditas di Kobar per 5 Februari 2026
(MUHAMMAD AGUSTA WIJAYA/J)









