PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Perkembangan harga komoditas di Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat per Kamis, 19 Februari 2026 relatif stabil, meski terdapat pergerakan harga pada sejumlah komoditas pangan.

Berdasarkan laporan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Kotawaringin Barat, harga cabai rawit merah mengalami penurunan sebesar Rp10.000 atau 11,11 persen, dari Rp90.000 menjadi Rp80.000 per kilogram.

Sementara itu, harga bawang justru mengalami kenaikan. Bawang merah naik Rp5.000 atau 10 persen menjadi Rp55.000 per kilogram, sedangkan bawang putih naik Rp5.000 atau 12,5 persen menjadi Rp45.000 per kilogram.

Pada sektor peternakan dan perikanan, beberapa komoditas mengalami penurunan harga. Telur ayam ras turun Rp100 atau 4,35 persen menjadi Rp2.200 per butir. Selain itu, ikan segar jenis kembung turun Rp5.000 menjadi Rp45.000 per kilogram, dan ikan tongkol juga turun Rp5.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.

Sementara itu, sejumlah komoditas utama lainnya terpantau stabil. Harga beras berbagai jenis seperti Dua Baung dan Medium tidak mengalami perubahan. Begitu pula dengan harga gula pasir, minyak goreng, dan tepung terigu.

Di sisi lain, harga daging sapi masih bertahan di Rp150.000 per kilogram dan daging ayam ras di Rp48.000 per kilogram. Stabilitas juga terlihat pada harga gas elpiji, pupuk, serta berbagai material bangunan.

Pemantauan harga ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok di wilayah Arut Selatan.

Untuk mengetahui perkembangan harga lengkap, berikut link tabel harga komoditas di Kobar: 

Daftar harga komoditas di Kobar

Daftar harga komoditas di Kobar

(MUHAMMAD AGUSTA WIJAYA/J)