PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Perkembangan harga komoditas di Kabupaten Kotawaringin Barat per Senin, 23 Februari 2026 secara umum terpantau stabil, meski terdapat pergerakan harga pada sejumlah komoditas pangan.

Berdasarkan laporan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Kotawaringin Barat, harga cabai merah keriting mengalami kenaikan sebesar Rp10.000 atau 14,29 persen, dari Rp70.000 menjadi Rp80.000 per kilogram.

Sementara itu, harga bawang merah justru mengalami penurunan sebesar Rp5.000 atau 9,09 persen menjadi Rp50.000 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada kacang hijau yang naik Rp1.000 atau 3,57 persen menjadi Rp29.000 per kilogram. Di sisi lain, garam beryodium halus turun Rp500 atau 16,67 persen menjadi Rp2.500 per bungkus.

Pada sektor peternakan, harga telur juga mengalami penurunan. Telur ayam kampung dan telur itik masing-masing turun Rp500 atau 14,29 persen menjadi Rp3.000 per butir.

Sementara itu, sejumlah komoditas utama lainnya terpantau stabil. Harga beras berbagai jenis tidak mengalami perubahan, begitu pula dengan komoditas seperti gula, minyak goreng, tepung terigu, daging sapi, daging ayam, ikan segar, pupuk, gas elpiji, bahan bangunan, hingga emas.

Pemantauan harga ini dilakukan di Pasar Cempaka Planggan Sari, Pasar Indra Sari, serta pertokoan di wilayah Kecamatan Arut Selatan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok di daerah.

Untuk mengetahui perkembangan harga lengkap, berikut link tabel harga komoditas di Kobar: 

Daftar harga komoditas di Kobar

Daftar harga komoditas di Kobar

(MUHAMMAD AGUSTA WIJAYA/J)