BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Perkembangan harga komoditas di Kabupaten Kotawaringin Barat per Kamis, 26 Februari 2026, secara umum masih terpantau stabil, meski terdapat perubahan harga pada beberapa komoditas tertentu.
Berdasarkan laporan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Kotawaringin Barat, harga minyak goreng curah ukuran 1,5 liter mengalami kenaikan sebesar Rp600 atau 2,08 persen, dari Rp28.900 menjadi Rp29.500 per botol.
Kenaikan juga terjadi pada ikan segar jenis kembung yang naik Rp5.000 atau 11,11 persen, dari Rp45.000 menjadi Rp50.000 per kilogram.
Sementara itu, harga daging ayam ras (boiler) justru mengalami penurunan sebesar Rp2.000 atau 4,17 persen, dari Rp48.000 menjadi Rp46.000 per kilogram.
Adapun komoditas lainnya, baik pada kelompok bahan pokok hasil pertanian seperti beras, cabai, bawang, dan kacang-kacangan, maupun hasil industri seperti gula, tepung, dan susu, terpantau tidak mengalami perubahan harga.
Stabilitas juga terjadi pada sektor peternakan dan perikanan lainnya, serta kelompok barang penting seperti pupuk, gas elpiji, bahan bangunan, hingga emas.
Pemantauan harga ini dilakukan di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Arut Selatan, termasuk Pasar Cempaka Planggan Sari, Pasar Indra Sari, dan kawasan pertokoan, sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan barang.
Untuk mengetahui perkembangan harga lengkap, berikut link tabel harga komoditas di Kobar:
Daftar harga komoditas di Kobar
Daftar harga komoditas di Kobar
(MUHAMMAD AGUSTA WIJAYA/J)









