BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Perkembangan harga kebutuhan pokok di Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat per Kamis, 5 Maret 2026, menunjukkan fluktuasi pada sejumlah komoditas, meski sebagian besar harga masih relatif stabil.
Berdasarkan laporan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Kotawaringin Barat, kenaikan harga terjadi pada komoditas cabai. Cabai merah besar naik Rp10.000 atau 16,67 persen menjadi Rp70.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah bawang naik Rp10.000 atau 14,29 persen menjadi Rp80.000 per kilogram.
Selain itu, komoditas kacang-kacangan juga mengalami kenaikan. Kacang hijau naik Rp1.000 menjadi Rp30.000 per kilogram, sementara kacang tanah naik Rp3.000 menjadi Rp38.000 per kilogram.
Pada kelompok sayuran, harga kol sayur naik Rp3.000 menjadi Rp15.000 per kilogram. Sementara tomat buah justru mengalami penurunan harga sebesar Rp2.000 menjadi Rp18.000 per kilogram.
Di sektor industri, harga garam beryodium halus naik Rp500 atau 20 persen menjadi Rp3.000 per bungkus. Sementara harga gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, dan produk susu terpantau stabil.
Untuk sektor peternakan, harga daging ayam ras (boiler) mengalami penurunan cukup signifikan sebesar Rp6.000 menjadi Rp40.000 per kilogram. Sebaliknya, daging ayam kampung naik Rp5.000 menjadi Rp80.000 per kilogram.
Adapun komoditas lainnya seperti daging sapi, telur, ikan segar, ikan kering, dan udang galah tidak mengalami perubahan harga. Begitu pula dengan barang penting seperti pupuk, gas elpiji, bahan bangunan, hingga emas yang tetap stabil.
Pemantauan harga dilakukan di Pasar Cempaka Planggan Sari, Pasar Indra Sari, dan kawasan pertokoan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga di wilayah Arut Selatan.
Untuk mengetahui perkembangan harga lengkap, berikut link tabel harga komoditas di Kobar:
Daftar harga komoditas di Kobar
Daftar harga komoditas di Kobar
(MUHAMMAD AGUSTA WIJAYA/J)









