BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Perkembangan harga kebutuhan pokok dan barang penting di Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat per Senin, 9 Maret 2026, secara umum terpantau stabil.
Berdasarkan laporan pemantauan di Pasar Cempaka Planggan Sari, Pasar Indra Sari, dan kawasan pertokoan, hanya satu komoditas yang mengalami perubahan harga, yakni garam beryodium halus.
Harga garam beryodium halus tercatat turun dari Rp3.000 menjadi Rp2.500 per bungkus atau mengalami penurunan sebesar 16,67 persen.
Sementara itu, komoditas lainnya tidak mengalami perubahan harga. Pada kelompok bahan pokok hasil pertanian, harga beras berbagai jenis seperti Dua Baung, Lahap, Lembu, Medium, Siam Unus, dan Siam Lantik tetap stabil. Begitu pula dengan cabai, bawang, kacang-kacangan, tomat, kentang, kol, wortel, hingga kelapa.
Di sektor industri, harga gula pasir, minyak goreng, tepung terigu berbagai merek, serta produk susu juga tidak mengalami perubahan. Untuk jenis garam lainnya seperti garam beryodium bata tetap stabil.
Pada sektor peternakan dan perikanan, harga daging sapi, daging ayam, telur, ikan segar, ikan kering, dan udang juga terpantau tidak mengalami perubahan.
Selain itu, harga barang penting seperti pupuk, gas elpiji, bahan bangunan, hingga emas juga tercatat stabil.
Pemantauan harga ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok di masyarakat.
Untuk mengetahui perkembangan harga lengkap, berikut link tabel harga komoditas di Kobar:
Daftar harga komoditas di Kobar
Daftar harga komoditas di Kobar
(MUHAMMAD AGUSTA WIJAYA/J)









