BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Perkembangan harga kebutuhan pokok di Pangkalan Bun, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat per Kamis, 12 Maret 2026, menunjukkan pergerakan beragam, terutama pada komoditas cabai dan bawang.
Berdasarkan laporan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Kotawaringin Barat, harga cabai merah besar dan cabai merah keriting sama-sama mengalami penurunan. Keduanya turun dari Rp70.000 menjadi Rp60.000 per kilogram atau berkurang 14,29 persen.
Sebaliknya, cabai rawit merah justru mengalami kenaikan harga dari Rp80.000 menjadi Rp90.000 per kilogram atau naik 12,5 persen.
Pada komoditas bawang, baik bawang merah maupun bawang putih mengalami penurunan harga. Bawang merah turun dari Rp50.000 menjadi Rp45.000 per kilogram, sedangkan bawang putih turun dari Rp45.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.
Di sektor peternakan, harga daging ayam ras (boiler) mengalami kenaikan dari Rp40.000 menjadi Rp43.000 per kilogram atau naik 7,5 persen.
Sementara itu, sebagian besar komoditas lainnya terpantau stabil. Harga beras berbagai jenis tidak mengalami perubahan, begitu pula dengan gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, garam, susu, telur, ikan, hingga berbagai barang penting seperti pupuk, gas elpiji, bahan bangunan, dan emas.
Pemantauan harga ini dilakukan di Pasar Cempaka Planggan Sari, Pasar Indra Sari, dan kawasan pertokoan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga di wilayah Arut Selatan.
Untuk mengetahui perkembangan harga lengkap, berikut link tabel harga komoditas di Kobar:
Daftar harga komoditas di Kobar
Daftar harga komoditas di Kobar
(MUHAMMAD AGUSTA WIJAYA/J)









