PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Perkembangan harga komoditas di Kabupaten Kotawaringin Barat per Kamis, 26 Maret 2026 menunjukkan lonjakan signifikan pada komoditas cabai, meski sebagian besar bahan pokok lainnya masih relatif stabil.

Berdasarkan laporan perbandingan harga dengan periode 16 Maret 2026, kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai merah keriting yang melonjak 50 persen menjadi Rp150.000 per kilogram. Cabai merah besar bahkan naik hingga 100 persen menjadi Rp140.000 per kilogram, sementara cabai rawit merah turut naik 16,67 persen menjadi Rp140.000 per kilogram.

Sementara itu, cabai rawit hijau terpantau tidak mengalami perubahan harga dan tetap berada di level Rp120.000 per kilogram.

Selain cabai, harga wortel sayur juga mengalami kenaikan sebesar 25 persen menjadi Rp25.000 per kilogram. Kenaikan ringan juga terjadi pada minyak goreng curah yang naik 1,69 persen menjadi Rp30.000 per botol.

Di sisi lain, sejumlah komoditas lainnya terpantau stabil, termasuk beras berbagai jenis, bawang, kacang-kacangan, gula pasir, tepung terigu, garam beryodium, serta produk susu.

Pada sektor peternakan, harga daging ayam ras (boiler) mengalami penurunan tipis 2,08 persen menjadi Rp47.000 per kilogram. Sebaliknya, daging ayam kampung naik 6,25 persen menjadi Rp85.000 per kilogram. Harga daging sapi tetap stabil di Rp150.000 per kilogram.

Untuk sektor perikanan, harga ikan segar jenis tongkol naik 14,29 persen menjadi Rp40.000 per kilogram, sementara komoditas ikan lainnya relatif stabil.

Adapun harga telur, pupuk, gas elpiji, bahan bangunan, hingga emas tidak mengalami perubahan dibandingkan periode sebelumnya.

Pemantauan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat.

Untuk mengetahui perkembangan harga lengkap, berikut link tabel harga komoditas di Kobar: 

Daftar harga komoditas di Kobar

Daftar harga komoditas di Kobar

(MUHAMMAD AGUSTA WIJAYA/J)