BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Perkembangan harga kebutuhan pokok di Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat per Senin, 30 Maret 2026, menunjukkan pergerakan pada sejumlah komoditas, meski sebagian besar harga masih relatif stabil.
Berdasarkan laporan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Kotawaringin Barat, harga cabai rawit merah mengalami penurunan sebesar 14,29 persen, dari Rp140.000 menjadi Rp120.000 per kilogram.
Sementara itu, harga tomat buah justru mengalami kenaikan sebesar 20 persen, dari Rp25.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada telur itik yang naik sebesar 16,67 persen, dari Rp3.000 menjadi Rp3.500 per butir.
Adapun komoditas lainnya terpantau stabil. Pada kelompok bahan pokok hasil pertanian, harga beras berbagai jenis tidak mengalami perubahan, begitu pula dengan komoditas cabai lainnya, bawang, kacang-kacangan, hingga sayuran seperti kentang, kol, dan wortel.
Di sektor industri, harga gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, garam beryodium, serta produk susu juga tidak mengalami perubahan harga.
Untuk sektor peternakan dan perikanan, harga daging sapi, daging ayam, telur ayam, serta ikan segar dan ikan kering terpantau stabil.
Sementara itu, harga barang penting seperti pupuk, gas elpiji, bahan bangunan, hingga emas juga tidak mengalami perubahan.
Pemantauan harga ini dilakukan di Pasar Cempaka Planggan Sari, Pasar Indra Sari, dan kawasan pertokoan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga di wilayah Arut Selatan.
Untuk mengetahui perkembangan harga lengkap, berikut link tabel harga komoditas di Kobar:
Daftar harga komoditas di Kobar
Daftar harga komoditas di Kobar
(MUHAMMAD AGUSTA WIJAYA/J)









