BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Perkembangan harga komoditas di Kabupaten Kotawaringin Barat per Kamis, 16 April 2026, menunjukkan penurunan pada sejumlah komoditas, terutama cabai dan daging ayam, sementara harga beras mengalami kenaikan tipis.
Berdasarkan laporan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Kotawaringin Barat, harga cabai rawit mengalami penurunan cukup signifikan. Cabai rawit merah turun Rp30.000 atau 25 persen menjadi Rp90.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau turun Rp20.000 atau 16,67 persen menjadi Rp100.000 per kilogram.
Di sektor peternakan, harga daging ayam ras (boiler) juga mengalami penurunan sebesar Rp4.000 atau 9,52 persen menjadi Rp38.000 per kilogram.
Sementara itu, harga beras justru mengalami kenaikan tipis. Beras Dua Baung naik Rp400 menjadi Rp16.400 per kilogram, sedangkan beras Lahap dan beras Lembu masing-masing naik Rp200 menjadi Rp16.200 per kilogram.
Selain itu, harga emas 24 karat juga mengalami penurunan sebesar Rp250.000 atau 9,43 persen menjadi Rp2.400.000 per gram.
Adapun sebagian besar komoditas lainnya terpantau stabil, seperti beras medium, cabai merah besar, bawang merah, gula pasir, minyak goreng, hingga daging sapi dan ikan segar.
Stabilitas juga terjadi pada harga gas elpiji dan bahan bangunan seperti semen yang tidak mengalami perubahan.
Pemantauan harga ini dilakukan di Pasar Cempaka Planggan Sari, Pasar Indra Sari, serta kawasan pertokoan sebagai bagian dari upaya menjaga kestabilan harga di wilayah Kotawaringin Barat.
Untuk mengetahui perkembangan harga lengkap, berikut link tabel harga komoditas di Kobar:
Daftar harga komoditas di Kobar
Daftar harga komoditas di Kobar
(MUHAMMAD AGUSTA WIJAYA/J)









