PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Perkembangan harga bahan pokok di Kabupaten Kotawaringin Barat per Senin, 20 April 2026 menunjukkan pergerakan pada sejumlah komoditas, meski secara umum harga masih relatif stabil.

Berdasarkan laporan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Kotawaringin Barat, harga cabai rawit merah mengalami penurunan sebesar Rp10.000 atau 11,11 persen menjadi Rp80.000 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada tomat buah yang turun Rp5.000 atau 16,67 persen menjadi Rp25.000 per kilogram.

Di sisi lain, harga gula pasir eceran naik Rp500 atau 2,63 persen menjadi Rp19.500 per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada beberapa jenis tepung terigu, seperti Segitiga Biru yang naik Rp100 menjadi Rp12.300 per kilogram dan Lencana Merah naik Rp200 menjadi Rp10.600 per kilogram. Sementara itu, tepung terigu Cakra Kembar justru turun Rp200 menjadi Rp12.600 per kilogram.

Pada sektor peternakan, harga daging ayam ras (boiler) mengalami kenaikan cukup signifikan sebesar Rp7.000 atau 18,42 persen menjadi Rp45.000 per kilogram.

Adapun komoditas lainnya terpantau stabil, termasuk harga beras berbagai jenis seperti Dua Baung dan Medium yang tidak mengalami perubahan. Harga daging sapi juga tetap di angka Rp150.000 per kilogram.

Selain itu, harga barang penting seperti semen, besi, pupuk, gas elpiji, kayu, hingga emas juga tidak mengalami perubahan.

Pemantauan harga ini dilakukan di Pasar Cempaka Planggan Sari, Pasar Indra Sari, dan kawasan pertokoan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga di wilayah Kotawaringin Barat.

Untuk mengetahui perkembangan harga lengkap, berikut link tabel harga komoditas di Kobar: 

Daftar harga komoditas di Kobar

Daftar harga komoditas di Kobar

(MUHAMMAD AGUSTA WIJAYA/J)