PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Perkembangan harga komoditas di Kabupaten Kotawaringin Barat per Kamis, 23 April 2026, menunjukkan kenaikan pada sejumlah bahan pokok, meski mayoritas harga masih terpantau stabil.

Berdasarkan laporan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM, harga cabai rawit merah mengalami kenaikan sebesar Rp10.000 atau 12,5 persen menjadi Rp90.000 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada kelompok barang hasil industri, terutama minyak goreng Bimoli. Untuk kemasan 1 liter, harga naik Rp2.100 menjadi Rp23.700 per botol. Sementara kemasan 5 liter naik Rp14.000 menjadi Rp122.000 per jerigen.

Selain itu, tepung terigu Cakra Kembar naik Rp200 menjadi Rp12.800 per kilogram. Harga susu kental manis juga mengalami kenaikan, yakni Indomilk putih naik Rp900 menjadi Rp12.100 per kaleng dan Bendera coklat naik Rp1.100 menjadi Rp12.400 per kaleng.

Di sisi lain, harga daging ayam ras (boiler) mengalami penurunan sebesar Rp2.000 atau 4,44 persen menjadi Rp43.000 per kilogram.

Sementara itu, sejumlah komoditas lainnya terpantau stabil, seperti beras berbagai jenis, bawang merah, bawang putih, serta harga barang penting seperti semen, besi, gas elpiji, hingga emas.

Pemantauan harga ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat.

Untuk mengetahui perkembangan harga lengkap, berikut link tabel harga komoditas di Kobar: 

Daftar harga komoditas di Kobar

Daftar harga komoditas di Kobar

(MUHAMMAD AGUSTA WIJAYA/J)