BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Perkembangan harga komoditas di Pangkalan Bun, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat per Senin, 27 April 2026, menunjukkan penurunan pada sejumlah bahan pangan, terutama cabai dan daging ayam, sementara bahan bangunan mengalami kenaikan.
Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Cempaka Planggan Sari, Pasar Indra Sari, dan kawasan pertokoan, harga cabai mengalami penurunan cukup signifikan. Cabai merah besar turun 28,57 persen menjadi Rp50.000 per kilogram, cabai merah keriting turun 25 persen menjadi Rp60.000 per kilogram, dan cabai rawit merah turun 22,22 persen menjadi Rp70.000 per kilogram.
Di sektor peternakan, harga daging ayam ras (boiler) juga mengalami penurunan sebesar 6,98 persen menjadi Rp40.000 per kilogram.
Sementara itu, pada sektor bahan bangunan justru terjadi kenaikan harga. Semen berbagai merek seperti Gresik, Tiga Roda, dan Conch naik sekitar Rp2.000 per zak. Selain itu, harga besi ukuran 6 mm dan 8 mm juga mengalami kenaikan.
Kenaikan lebih tinggi terjadi pada baja ringan, di mana ukuran 0,65 mm naik 10,11 persen dan 0,75 mm naik 11,65 persen. Harga multiroof turut meningkat, sementara batu bata batako naik 16,67 persen menjadi Rp3.500 per buah.
Adapun sebagian besar komoditas lainnya terpantau stabil, seperti beras berbagai jenis, bawang, kacang-kacangan, sayuran, gula, minyak goreng, tepung terigu, garam, susu, hingga daging sapi, telur, dan ikan.
Stabilitas juga terjadi pada harga pupuk dan gas elpiji yang tidak mengalami perubahan.
Pemantauan harga ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok di wilayah Kobar.
Untuk mengetahui perkembangan harga lengkap, berikut link tabel harga komoditas di Kobar:
Daftar harga komoditas di Kobar
Daftar harga komoditas di Kobar
(MUHAMMAD AGUSTA WIJAYA/J)









