BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya mencatat struktur dan jenis ketenagakerjaan di sektor perkebunan muncul sebagai salah satu pilar utama penyerapan tenaga kerja di wilayah ini.
Komoditas unggulan seperti kelapa sawit, karet, kopi, hingga kelapa menjadi motor penggerak ekonomi yang membuka peluang bagi ribuan warga untuk bekerja dan berkarya.
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menjelaskan bahwa potensi lahan yang luas dan kesesuaian iklim menjadikan sektor perkebunan sebagai kekuatan ekonomi yang menjanjikan.
Menurutnya, meski Palangka Raya dikenal sebagai pusat pemerintahan, kontribusi sektor perkebunan terhadap ketersediaan lapangan kerja sangatlah vital.
Sektor ini terbukti mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, mulai dari tenaga pemeliharaan lahan hingga proses distribusi hasil panen.
"Selama ini mungkin ada anggapan bahwa lapangan kerja di kota kita hanya berputar di lingkungan ASN. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa sektor perkebunan, khususnya sawit dan karet, telah menjadi penopang hidup bagi banyak keluarga," katanya, Sabtu, 2 Mei 2026.
Zaini menambahkan bahwa komoditas seperti kopi dan kelapa juga mulai menunjukkan tren positif sebagai sektor alternatif yang potensial.
Pemerintah Kota terus berupaya memberikan dukungan bagi para petani dan pelaku usaha perkebunan agar produktivitas mereka meningkat.
Dukungan ini mencakup penyuluhan teknis hingga kemudahan akses pasar, sehingga sektor ini tetap kompetitif dalam menyerap angkatan kerja lokal di masa depan.
"Kami akan terus mengawal agar investasi di sektor hijau ini tetap berjalan seiring dengan perlindungan hak-hak para pekerjanya," pungkasnya. (HENDRI)
Sektor Perkebunan Jadi Penopang Tenaga Kerja di Palangka Raya
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Palangka Raya Terima Banpres Rp10 Miliar
Menkes Ingin Jadikan Bus Oksigen Pemko Palangka Raya sebagai Pilot Project Penanganan ISPA
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kepala DLH Palangka Raya Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Dua Kecamatan
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Klinik Bersalin di Palangka Raya Bisa Terbitkan KIA hingga Perubahan KK untuk Anak Baru Lahir
Komentar (0)
Memuat komentar…







