BORNEONEWS, Palangka Raya – Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol. Iwan Kurniawan, menegaskan komitmen kuatnya untuk melindungi hak-hak pekerja di daerah Bumi Tambun Bungai ini.
Pihak kepolisian tidak akan segan-segan menindak tegas segala bentuk praktik Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) maupun perusahaan yang terbukti mengabaikan kesejahteraan dan hak dasar tenaga kerja.
“Jika ada indikasi atau laporan terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang, segera laporkan. Kami akan tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegas Irjen Iwan Kurniawan, Sabtu, 2 Mei 2026.
Menurutnya, permasalahan TPPO yang kerap menjerat para pencari kerja harus diberantas tuntas. Sebagai langkah konkret, Polda Kalteng akan membentuk tim khusus yang bersifat terpadu.
Tim ini akan melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran TNI, pemerintah daerah, hingga instansi terkait lainnya, agar pengawasan dan penindakan dapat berjalan maksimal.
“Kami akan membentuk tim khusus bersama TNI, pemerintah, dan unsur terkait lainnya agar pengawasan serta penanganan persoalan ini bisa berjalan maksimal,” ujarnya.
Selain isu keamanan, Kapolda juga merespons aspirasi pekerja terkait jaminan sosial. Ia menyoroti masih adanya perusahaan yang belum mendaftarkan pekerjanya dalam program BPJS Kesehatan.
“Kalau ada pekerja yang tidak menerima jaminan BPJS Kesehatan dari perusahaan tempatnya bekerja, silakan laporkan kepada instansi terkait. Perusahaan tersebut akan ditegur,” katanya. Irjen Iwan menegaskan bahwa sanksi berat menanti bagi perusahaan yang tetap bandel.
Apabila setelah ditegur tidak ada perbaikan, maka pemerintah daerah dapat mengambil langkah ekstrem hingga pencabutan izin usaha.
“Apabila tidak ada tindak lanjut, maka izin usahanya bisa dicabut langsung oleh gubernur. Ini bentuk komitmen bersama dalam melindungi hak-hak pekerja,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Kapolda menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan kesejahteraan buruh.
"Saya berharap hubungan industrial antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah dapat terus terjalin harmonis demi menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan kondusif di Kalimantan Tengah," pungkasnya. (PATHUR)









