TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Bupati Barito Timur, M Yamin, menegaskan peran strategis pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia (SDM) dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional ke-67 yang digelar, Sabtu, 2 Mei 2026.

Dalam amanatnya, Bupati secara tegas mengajak seluruh insan pendidikan menjadikan momentum Hardiknas sebagai ruang refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan. Ia menilai, pendidikan memiliki posisi strategis karena tidak hanya mencetak generasi cerdas, tetapi juga membentuk karakter dan peradaban bangsa.

“Peringatan Hari Pendidikan Nasional adalah momentum untuk kita melakukan refleksi, meneguhkan, dan menghidupkan kembali semangat pendidikan nasional,” ujar Yamin.

Bupati menegaskan, pendidikan merupakan proses memanusiakan manusia yang harus dilandasi ketulusan dan kasih sayang. Dalam konteks tersebut, nilai-nilai yang diwariskan Ki Hajar Dewantara, seperti konsep among - asah, asih dan asuh - menjadi pijakan penting dalam membangun sistem pendidikan yang berorientasi pada peserta didik.

“Pendidikan bukan hanya mencerdaskan, tetapi juga membangun watak, kepribadian, serta peradaban bangsa sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan Sistem Pendidikan Nasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, Yamin menekankan bahwa peran strategis pendidikan harus diwujudkan melalui upaya konkret dalam mencetak SDM yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, mandiri dan adaptif terhadap perubahan zaman. Ia menyebutkan, kebijakan pendidikan saat ini juga diarahkan pada penerapan pembelajaran mendalam guna meningkatkan kualitas hasil belajar.

“Pendekatan pembelajaran harus mampu menggali potensi peserta didik secara utuh, tidak hanya aspek kognitif, tetapi juga karakter dan keterampilan,” kata Bupati.

Selain itu, pemerintah daerah terus mendorong pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan, serta percepatan digitalisasi pembelajaran. Langkah ini, menurut Yamin, menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas.

“Lingkungan belajar yang baik, baik secara fisik, sosial, maupun spiritual, menjadi faktor penting dalam menunjang keberhasilan pendidikan,” jelasnya.

Kepala Daerah juga menekankan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan peran strategis pendidikan di Barito Timur. Ia optimistis, dengan kolaborasi yang kuat, pendidikan akan menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan daerah yang maju dan berdaya saing.

“Kita harus bergerak bersama memperkuat pendidikan, karena dari sanalah masa depan daerah ini ditentukan,” pungkasnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)