PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Memasuki Bulan Maria, umat Katolik di Palangka Raya mulai menggelar doa Rosario di rumah masing-masing maupun bergiliran berkumpul di salah satu rumah umat Lingkungan, Sabtu, 2 Mei 2026. Tradisi ini akan berlangsung sepanjang bulan hingga 31 Mei sebagai bentuk devosi kepada Bunda Maria.

Kegiatan doa Rosario ini menjadi kelanjutan dari Misa Pembukaan Bulan Maria yang telah dilaksanakan sehari sebelumnya di Catholic Center Palangka Raya pada 1 Mei 2026. Perayaan tersebut dipimpin langsung oleh Mgr Aloysius M. Sutrisnaatmaka dan diikuti ratusan umat Katolik.

Dalam misa pembukaan itu, umat diajak untuk memaknai Bulan Maria sebagai momentum memperdalam iman melalui doa dan permenungan, khususnya melalui perantaraan Bunda Maria.

Sejak hari ini, umat mulai menghidupkan tradisi doa Rosario secara rutin, baik bersama keluarga maupun dalam kelompok lingkungan. Suasana kebersamaan dan kekhusyukan diharapkan semakin terasa di tengah kehidupan umat sehari-hari.

"Doa Rosario sendiri merupakan salah satu bentuk doa yang sangat khas dalam Gereja Katolik, yang berisi rangkaian doa dan permenungan atas peristiwa kehidupan Yesus Kristus bersama Bunda Maria," tuturnya.

Dengan dimulainya doa Rosario ini, umat Katolik di Palangka Raya diharapkan semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, serta memperkuat iman dan persaudaraan selama Bulan Maria yang penuh makna. (TESTI PRISCILLA/J)