JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Indonesia Track Cup 2026 resmi digelar di Jakarta dengan diikuti enam negara, yakni Indonesia, Thailand, Filipina, Singapura, India, dan Malaysia.

Kejuaraan balap sepeda trek ini menjadi bagian dari kalender internasional sekaligus ajang pengumpulan poin menuju Asian Games hingga Olimpiade.

Sekretaris Jenderal Indonesia Cycling Federation, Jadi Rajagukguk, mengatakan ajang ini memiliki nilai strategis karena poin yang diperebutkan cukup besar.

“Juara bisa meraih hampir 175 poin. Ini kejuaraan yang bersifat wajib, sehingga setiap negara perlu berpartisipasi,” ujarnya, Sabtu, 2 Mei 2026.

Ia menjelaskan, poin dari kejuaraan ini akan diakumulasi dengan kompetisi lain di tingkat ASEAN dan Asia sebagai bagian dari kualifikasi menuju Asian Games, SEA Games, hingga Olimpiade.

Menurutnya, Indonesia saat ini hampir memastikan tiket Olimpiade pada nomor trek. Namun, target ke depan tidak hanya lolos, tetapi juga meraih medali.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Pusat, Suwarno, menilai ajang ini merupakan mandat dari federasi internasional yang harus dilaksanakan Indonesia.

Ia menyebut, penyelenggaraan di dalam negeri menjadi keuntungan bagi atlet nasional, mengingat Indonesia menurunkan 39 atlet dalam kompetisi ini.

“Kesempatan bertanding di dalam negeri memberikan peluang bagi atlet untuk menambah pengalaman internasional,” katanya.

Di sisi lain, Komite Eksekutif Komite Olimpiade Indonesia, Hengky Silatang, menilai kejuaraan ini penting sebagai bagian dari persiapan menuju Asian Games.

“Dengan kompetisi ini, mental atlet akan semakin terbentuk dan peluang meraih prestasi semakin terbuka,” ujarnya.

Indonesia Track Cup 2026 digelar selama dua pekan, dengan seri pertama berlangsung pada 1–2 Mei, sementara seri kedua dijadwalkan pada 3–6 Mei 2026.

ANTARA