PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Pembukaan Kobar Job Fair & Recruitment 2026 di Pangkalan Bun Park, Sabtu 2 Mei 2026 sore pukul 15.00 WIB, menghadirkan suasana interaktif antara pencari kerja dan perusahaan. Sejak dibuka, pengunjung mulai memanfaatkan momen ini untuk menggali peluang kerja dari berbagai perusahaan yang berpartisipasi.

Berbeda dari metode konvensional, kegiatan ini mengusung pendekatan yang lebih praktis melalui sistem digital. Para pencari kerja dapat memindai QR code di setiap stan untuk melihat informasi lowongan hingga melakukan pendaftaran secara langsung.

Hal tersebut membuat proses pencarian kerja menjadi lebih cepat dan efisien. Pengunjung tidak hanya datang membawa berkas lamaran, tetapi juga aktif menggunakan ponsel mereka untuk mengakses berbagai informasi yang tersedia.

Di lapangan, terlihat pola di mana para pencari kerja tidak terpaku pada satu perusahaan saja. Mereka cenderung berpindah dari satu stan ke stan lainnya untuk membandingkan peluang kerja yang paling sesuai dengan kemampuan dan minat.

Seluruh stan perusahaan yang hadir menawarkan beragam peluang kerja, baik di dalam maupun luar negeri. Kondisi ini memberikan ruang yang lebih luas bagi pengunjung untuk menentukan pilihan karier sesuai kualifikasi yang dimiliki.

Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa job fair ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjembatani kebutuhan tenaga kerja dengan dunia usaha.

Selain bursa kerja, panitia juga menyiapkan agenda talkshow pada hari kedua, Minggu 3 Mei 2026. Kegiatan ini akan membahas strategi menghadapi dunia kerja, termasuk tips menyusun curriculum vitae (CV) dan menghadapi wawancara kerja.

Melalui konsep yang lebih interaktif dan berbasis teknologi, Kobar Job Fair 2026 tidak hanya menjadi tempat mencari kerja, tetapi juga ruang belajar bagi masyarakat dalam memahami dinamika dunia kerja saat ini. Momentum ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para pencari kerja di Kotawaringin Barat. (SITI AKOBAH/y)