PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Staf Ahli Gubernur (Sahli) Yuas Elko menegaskan bahwa pelestarian budaya daerah menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat di tengah arus globalisasi dan modernisasi yang terus berkembang.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pagelaran Sendratari Tahun 2026 Nansarunai Usak Jawa “Wusi Tungkau Nansarunai” di Panggung Terbuka UPT Taman Budaya Kalimantan Tengah.

Ia menyebut, menjaga serta melestarikan budaya daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat agar nilai-nilai kearifan lokal tetap terjaga dan tidak tergerus perkembangan zaman.

“Kisah Nansarunai mengingatkan kita pada perjalanan panjang sejarah, tentang kejayaan, perjuangan, serta semangat pantang menyerah yang harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi penerus,” ujar Yuas Elko seperti dikutip Borneonews pada Munggu, 3 Mei 2026.

Yuas menambahkan, melalui pementasan tersebut masyarakat tidak hanya menyaksikan pertunjukan seni, tetapi juga turut menjaga dan melestarikan warisan leluhur yang berharga.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai upaya memperkuat pelestarian budaya daerah di tengah tantangan globalisasi. (HERMAWAN DP/H)