PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Data perkembangan harga bahan pokok di Pasar Besar Kota Palangka Raya per Senin, 4 Mei 2026 menunjukkan kondisi yang relatif stabil. Sebagian besar komoditas kebutuhan dasar masyarakat tidak mengalami perubahan harga dibandingkan dengan pemantauan sebelumnya pada 30 April 2026.

Plt Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian (DPKUKMP) Palangka Raya, Samsul Rizal, menyampaikan bahwa harga beras, gula pasir, telur ayam ras, minyak goreng, hingga berbagai jenis sayuran mayoritas masih berada pada angka yang sama.

Namun, terdapat beberapa komoditas yang mengalami penyesuaian harga. Salah satunya adalah daging ayam ras yang tercatat turun sebesar Rp 1.000 per kilogram atau sekitar 3 persen, dari harga sebelumnya Rp 36.000 menjadi Rp 35.000 per kg.

"Penurunan ini diharapkan dapat meringankan beban belanja masyarakat," katanya, Senin 4 Mei 2026.

Di sisi lain, terjadi kenaikan harga pada kelompok bumbu dapur, khususnya bawang dan cabai. Bawang merah mengalami kenaikan sebesar Rp 2.000 atau 4 persen, sementara bawang putih justru turun Rp 5.000 atau sekitar 14 persen.

Sementara itu, berbagai jenis cabai seperti keriting, besar, dan rawit hijau mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan hingga mencapai 25 persen.

Samsul Rizal menjelaskan bahwa fluktuasi harga pada komoditas sayuran dan bumbu tersebut merupakan hal yang wajar dan dipengaruhi oleh faktor ketersediaan pasokan di lapangan.

Pihaknya akan terus memantau perkembangan harga secara rutin untuk memastikan ketersediaan barang tetap terjaga dan harga tetap terkendali.

“Kami berupaya memastikan pasokan bahan pokok aman dan harga stabil. Masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir dan dapat berbelanja dengan tenang,” ujar Samsul. (PATHUR/j)