BORNEONEWS, Palangka Raya - Nilai Tukar Petani atau NTP di Provinsi Kalimantan Tengah pada April 2026 menunjukkan tren positif. Angka NTP tercatat sebesar 139,43 atau naik 1,22 persen dibandingkan Maret 2026 yang berada di level 137,75.
Statistisi Ahli Madya Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Tengah, Taufiqurrahman, menjelaskan bahwa kenaikan ini mencerminkan membaiknya daya tukar petani terhadap barang dan jasa yang mereka konsumsi maupun untuk biaya produksi.
“Peningkatan NTP terjadi karena indeks harga yang diterima petani (It) naik sebesar 1,86 persen, lebih tinggi dibandingkan kenaikan indeks harga yang dibayar petani (Ib) sebesar 0,62 persen,” kata Taufiqurrahman dalam penyampaian Berita Resmi Statistik pada Senin, 4 Mei 2026.
Ia menambahkan, kondisi tersebut menjadi indikator bahwa pendapatan petani secara relatif meningkat lebih cepat dibandingkan pengeluaran mereka.
"Kenaikan ini juga didorong oleh membaiknya harga sejumlah komoditas pertanian di tingkat petani, sehingga memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani di daerah," terangnya lagi.
Meski demikian, BPS Kalteng tetap mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas harga, baik dari sisi produksi maupun distribusi, agar tren positif ini dapat berlanjut pada bulan-bulan berikutnya. (TESTI PRISCILLA/y)









