PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya menempatkan Pemuliaan Guru sebagai salah satu pilar strategis dalam transformasi pembangunan pendidikan di wilayah setempat.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan bahwa guru merupakan agen peradaban yang harus mendapatkan perhatian khusus, baik dari sisi kualifikasi akademik maupun stabilitas ekonomi, demi terciptanya kualitas pengajaran yang maksimal.

Dalam kebijakan ini, Pemerintah Kota berkomitmen penuh untuk mendukung program beasiswa bagi para tenaga pendidik yang saat ini belum memiliki kualifikasi sampai jenjang pendidikan Magister.

Langkah ini diambil guna memastikan seluruh guru di Palangka Raya memenuhi standar kompetensi nasional yang dipersyaratkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sekaligus memperkuat fondasi keilmuan mereka dalam mendidik siswa.

Selain peningkatan kompetensi, Fairid menyoroti pentingnya aspek kesejahteraan melalui pemberian tunjangan yang tepat waktu.

Menurutnya, ketepatan waktu dalam penyaluran hak-hak guru merupakan hal krusial agar para pendidik tidak lagi terbebani oleh persoalan finansial dasar saat menjalankan tugas di sekolah.

"Guru yang tenang secara ekonomi akan lebih fokus dalam mendidik dengan hati. Kita ingin memastikan bahwa perhatian mereka sepenuhnya tertuju pada pengembangan potensi siswa tanpa harus merasa khawatir dengan pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari," katanya, Senin, 4 Mei 2026.

Langkah ini juga dipandang sebagai upaya untuk menarik minat talenta-talenta terbaik agar mau berdedikasi menjadi pendidik di Kota Palangka Raya.

Dengan adanya jaminan pendidikan lanjutan dan kesejahteraan yang stabil, profesi guru diharapkan semakin bermartabat dan memiliki daya tarik yang kuat bagi generasi muda.

Transformasi melalui pilar pemuliaan guru ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak utama dalam meningkatkan kualitas rapor pendidikan daerah.

Dengan guru yang kompeten dan sejahtera, Pemerintah Kota optimistis target mencetak generasi emas yang cerdas dan berkarakter dapat terwujud secara berkelanjutan di Bumi Tambun Bungai. (HENDRI/y)