BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Seorang perempuan dilaporkan tidak berdaya dan tergeletak di depan rumah warga di Jalan DI Panjaitan, Kuala Kapuas, tepatnya di depan Masjid Darul Muttaqin, Senin sore, 4 Mei 2026.
Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar yang melihat korban dalam kondisi lemah di lokasi kejadian. Warga kemudian segera berupaya memberikan pertolongan awal sambil menunggu bantuan medis.
Tidak lama berselang, warga menghubungi layanan ambulans untuk melakukan evakuasi karena kondisi korban dinilai memerlukan penanganan segera.
Ambulans dari BPK Firdaus kemudian tiba di lokasi dan langsung melakukan proses evakuasi terhadap korban untuk dibawa ke fasilitas kesehatan.
“Ya, korban sudah dievakuasi menggunakan unit Firdaus ke RSUD Kapuas,” ucap Eza, relawan evakuasi dari BPK Firdaus saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Dari keterangan di lapangan, korban mengalami luka pada bagian kepala serta mengeluhkan rasa sakit pada tangan akibat kejadian tersebut. Kondisi itu membuat korban harus segera mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Terkait penyebab kondisi korban, hingga kini masih belum diketahui secara pasti. Namun, beredar informasi dari warga sekitar yang menyebutkan bahwa korban diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
“Dari informasi warga sekitar, suami mukuli istrinya,” ucap salah seorang warga di sekitar lokasi.
Sementara itu, keberadaan suami korban usai kejadian juga belum diketahui dan masih dalam penelusuran lebih lanjut. (SABRIANOOR/j)









